Jumat, 04 Maret 2016

Fanfic BTS Chapter 1

0



Disclaimer : ceritanya buatan saya tapi saya pinjam nama-nama member BTS oke.
Genre : Friend
Summary : “Aku berhasil menemukan orang yang tepat......”
JUDUL : BANGTAN BOYS
Chapter 1 : Pertama aku menemukan dia
Latar : Diruang Kepala Sekolah Asrama
“Oke , sudah kami putuskan.Kita akan mengadakan audisi untuk pencarian anggota baru untuk BTS(BANGTAN SEONYEONDAN)maaf kalau salah nulisnya hehe...” Ucap seorang manajer dari BigHit Enterteiment.
“Lebih baik bubar saja -_- , daripada harus mencari dan terus mencari” Ucap satu-satunya anggota yang tersisa di BTS . Panggil saja namanya Rap Monster.
Manajer : “Siapa kamu hah, main ngatur-ngatur saja , emangnya kamu siapa hah?”
Rap Monster : “Kenapa Bapak bicara seperti itu , bukannya apa yang saya bilang benar , BTS bubar saja , apa gunanya diteruskan , paling akhirnya sama juga , BUBAR LAGI(meninggikan suaranya)”
Kepala Sekolah :”Sudah, hya Kim jaga sikapmu pada Bapak manajer”
Rap Monster  hanya acuh tak menghiraukan kepala sekolah.
Kepala Sekolah : “Dasar kamu bikin malu bapak saja, Pak manajer saya minta maaf atas kelakuan anak didik saya ini, tolong bapak jangan diambil hati , mari kita bicarakan lagi baik-baik”
Manajer : “Baiklah, Bapak tolong carikan murid dari asrama ini yang terbaik untuk dijadikan anggota BTS”
Kepala Sekolah : “Iyah pak akan segera saya carikan”
Rap Monster : “Tidak perlu”
Kepala Sekolah : “Diamlah kau bocah”
Rap Monster : “Saya bakalan setuju untuk membentuk BTS yang baru tapi ada syaratnya”
Kepala Sekolah : ”Hya apa maumu?Bapak pusing tau”
Manajer : “Katakan apa syaratnya?”
Rap Monster : “Biarkan saya yang mencari anggota baru untuk BTS, walaupun orang yang saya pilih gak bersekolah diasrama tapi dia punya bakat saya akan jadikan dia anggota BTS, apakah anda setuju?”
Manajer : “Kenapa bicara seperti itu, tentu  saja boleh , saya setuju dengan pendapatmu , ayo cari yang terbaik oke J, Kepala sekolah  dan kau bocah saya izin permisi dulu nanti lagi saya akan datang lagi untuk mengecek apakah anak keras kepala ini berhasil menemukan anggota terbaik untuk BTS”
Kepala Sekolah : “YE Pak , sekolah ini terbuka untuk bapak”
Pak manajer itu pun keluar ruangan, tidak lama kemudian Rap Monster pun keluar ruangan.
“Dasar Kim sikapnya tidak berubah dari dulu hah...”

KEESOKAN HARINYA
“Hana,dul,set,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15” Ucap seorang penjual kue rumahan.Namanya adalah Kim Seok Jin, panggil saja Jin. Seorang laki-laki berusia 23 tahun. “Eomma tolong jaga toko, nan akan buat lagi kue di dapur”Jin berteriak memanggil eommanya dan pergi ke dapur.
Jin adalah seorang penjual kue yang sudah memiliki toko sendiri. Tokonya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Setiap hari tokonya ramai dikunjungi pembeli karena tokonya itu bersih, kuenya enak dan harganya terjangkau. Nah , Jin itu berasal dari keluarga yang sederhana, ia memiliki rumah yang tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil.Dulu sebelum Jin menjadi penjual kue, Jin hidup serba kekurangan, karena bapaknya sudah meninggal semenjak melahirkan adiknya.Jadi ibunya lah yang membiayai keluarganya.Ibunya seorang pembantu rumahan tentu saja gajinya tidak cukup untuk membiayai kedua anaknya karena gaji pembantu tidak seberapa.Juga sebelum rumah itu menjadi rumah mereka sekarang , dulu itu mereka mengontrak, otomatis ibunya Jin harus membayar sewa kontrakan tiap bulan.Karena Jin iba melihat ibunya bekerja sendirian akhirnya dia berhenti sekolah , padahal sebentar lagi Jin lulus SMA.Dengan bantuan modal tetangga-tetangganya.Setelah 3 bulan menjalani usaha sebagai penjual kue , Jin sudah bisa mengembalikan modal yang diberikan tetangga-tetangganya.Usaha terus berjalan akhirnya mereka pun sedikit demi sedikit bisa membayar hutang yang mereka punya.Dan JIGEUM , berkat kerja keras mereka , mereka bisa membeli rumah jadi nggak ngontrak lagi , terus sekolah adiknya Jin yang sempat terputus bisa dilanjutkan kembali.Tetapi ibunya Jin masih tetap menjadi pekerja pembantu rumahan karena ibunya Jin tidak mau terlalu membebani JIN.Kalau lagi libur , ibunya Jin suka pergi ke toko untuk membantu Jin ,seperti sekarang ini ibunya Jin sedang menjaga toko.
PUKUL 07.00 (TOKO KUE JIN dibuka)
Tidak hampir 1 jam pembeli sudah mengantri saja J.Mereka adalah perempusn-perempuan pelanggan setianya JIN. Mungkin karena Jin tampan makanya mereka mau je tokonya Jin.Eh ternyata bukan itu aja alesan mereka datang ke tokonya Jin karena kuenya enak dan sehat.
“Annyeong Haseyo ka Jin” Sapa seorang perempuan berkuncir 2 dikanan dan kiri.
Jin : “Annyeong Haseyo Shi-Won”Wah ternyata Jin sudah hapal nama-nama pengunjung setianya, “Hebat:D”
Shi-won : “ Ka aku pesan gyeranppang 4,tteobeoki nya 2 yah ka”
Jin : “Sip, jamkkanman oke”
Shi-Won : “Ka anterin aja ke tempat duduk yang disebelah sana , oke” Shi-Won menunjuk  tempat duduk di pojok kiri yang sudah ditempati teman- temannya
Jin : “Siap”
Jin mengambil 4 gyeranppang dan meletakannya di priring bulat dan memasukan tteobeoki ke wadah yang terbuat dari sterofom.
Jin : “Eomma tolong layani pembeli dulu, nan mau mengantarkan pesanan” pinta Jin kepada ibunya
Eomma Jin : “ Iya nak”
Jin menuju ketempat Shi-Won
Jin : “Shi-Won ini pesananmu”
Shi-Won : “Gamsahamnida, ini uangnya, kembaliannya ambil saja“
Jin : “Gamsahamnida”Jin membungkuk lalu berdiri lagi
Shi-Won : “Cheonmaneyo”
Jin kembali ke dapur dan langsung melayani kembali pembeli.
“Mau pesan apa?” tanya Jin pada seorang laki-laki yang memakai sweater hitam, memakai masker sehinggan menutupi sebagian wajahnya.
“Saya mau Kimbap” sahut laki-laki itu.
Jin : “Mau pesan berapa?” , “Satu saja”.
Jin langsung memotong kimbap nya
Jin : “Ini pesananya”
“Apa kamu punya bangku cadangan sepertinya tempat ditoko ini sudah penuh?” tanya lelaki itu
Jin : “Emmm sepertinya(mencari bangku didalam dapurnya)....ada satu, jamkkanman, saya ambilkan..............,ini” memberikan pada lelaki itu.
“Gamsahamnida” ucap laki-lai itu.
Laki-laki bermasker itu membawa bangkunya ke pojok kanan toko dan menikmati kimbap yang dibelinya. Sementara Jin dan eommanya terus melayani pelanggan yang semakin siang semakin banyak.
PUKUL 3 SORE
Kue buatan Jin sudah ludes habis terjual. Jin dan eommanya merasa senang mereka pun membersihkan toko dengan semangatnya. Saat Jin membereskan kursi-kursi , Jin melihat laki-laki bermasker yang tadi pagi membeli kimbap.
“Dia sedang apa, apa dia tidak pulang?” Ucap Jin
“Permisi , kami akan segera tutup , apa anda tidak pulang?”Tanya Jin
Laki-laki itu sudah melepas maskernya. Saat laki-laki itu melihat kearah Jin “Dia kok tidak terkejut?” Ucap batinnya.
“Ah jadi seperti ini wajahnya” Ucap batin Jin
“Maaf saya hanya numpang duduk sebentar, saya kira toko ini tutupnya malam.Terimakasih atas kursinya dan saya mau bilang kallau kimbap buatan kamu enak sekali J.” Ucap laki-laki itu
“Ah Gamsahamnida”Jin tersipu malu
“Saya pergi dulu , Char ga”
Jin : “Char ga”
Setelah lelaki tu pergi jauh dari toko, Jin menyadari sesuatu.
“Wajah orang itu, suara orang itu seperti ..........
“Apa jangan-jangan dia...........
“Hya kau , kau Rap Monster kan , hya hya...
Percuma saja Jin dia sudah pergi jauh.
Laki-laki bermasker  POP
“1 orang sudah kutemukan , hehehe”

Bersambung

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com