Disclaimer : ceritanya buatan saya tapi saya pinjam nama-nama
member BTS oke.
Genre : Friend
Summary : “Aku berhasil menemukan orang yang tepat......”
JUDUL : BANGTAN BOYS
Chapter 1 : Pertama aku menemukan dia
Latar : Diruang Kepala Sekolah Asrama
“Oke , sudah kami putuskan.Kita akan mengadakan audisi untuk
pencarian anggota baru untuk BTS(BANGTAN SEONYEONDAN)maaf kalau salah nulisnya
hehe...” Ucap seorang manajer dari BigHit Enterteiment.
“Lebih baik bubar saja -_- , daripada harus mencari dan terus
mencari” Ucap satu-satunya anggota yang tersisa di BTS . Panggil saja namanya
Rap Monster.
Manajer : “Siapa kamu hah, main ngatur-ngatur saja , emangnya
kamu siapa hah?”
Rap Monster : “Kenapa Bapak bicara seperti itu , bukannya apa
yang saya bilang benar , BTS bubar saja , apa gunanya diteruskan , paling
akhirnya sama juga , BUBAR LAGI(meninggikan suaranya)”
Kepala Sekolah :”Sudah, hya Kim jaga sikapmu pada Bapak
manajer”
Rap Monster hanya acuh
tak menghiraukan kepala sekolah.
Kepala Sekolah : “Dasar kamu bikin malu bapak saja, Pak
manajer saya minta maaf atas kelakuan anak didik saya ini, tolong bapak jangan
diambil hati , mari kita bicarakan lagi baik-baik”
Manajer : “Baiklah, Bapak tolong carikan murid dari asrama
ini yang terbaik untuk dijadikan anggota BTS”
Kepala Sekolah : “Iyah pak akan segera saya carikan”
Rap Monster : “Tidak perlu”
Kepala Sekolah : “Diamlah kau bocah”
Rap Monster : “Saya bakalan setuju untuk membentuk BTS yang
baru tapi ada syaratnya”
Kepala Sekolah : ”Hya apa maumu?Bapak pusing tau”
Manajer : “Katakan apa syaratnya?”
Rap Monster : “Biarkan saya yang mencari anggota baru untuk
BTS, walaupun orang yang saya pilih gak bersekolah diasrama tapi dia punya
bakat saya akan jadikan dia anggota BTS, apakah anda setuju?”
Manajer : “Kenapa bicara seperti itu, tentu saja boleh , saya setuju dengan pendapatmu ,
ayo cari yang terbaik oke J, Kepala
sekolah dan kau bocah saya izin permisi
dulu nanti lagi saya akan datang lagi untuk mengecek apakah anak keras kepala
ini berhasil menemukan anggota terbaik untuk BTS”
Kepala Sekolah : “YE Pak , sekolah ini terbuka untuk bapak”
Pak manajer itu pun keluar ruangan, tidak lama kemudian Rap
Monster pun keluar ruangan.
“Dasar Kim sikapnya tidak berubah dari dulu hah...”
KEESOKAN HARINYA
“Hana,dul,set,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15” Ucap seorang
penjual kue rumahan.Namanya adalah Kim Seok Jin, panggil saja Jin. Seorang
laki-laki berusia 23 tahun. “Eomma tolong jaga toko, nan akan buat lagi kue di
dapur”Jin berteriak memanggil eommanya dan pergi ke dapur.
Jin adalah seorang penjual kue yang sudah memiliki toko
sendiri. Tokonya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Setiap hari
tokonya ramai dikunjungi pembeli karena tokonya itu bersih, kuenya enak dan
harganya terjangkau. Nah , Jin itu berasal dari keluarga yang sederhana, ia
memiliki rumah yang tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil.Dulu sebelum
Jin menjadi penjual kue, Jin hidup serba kekurangan, karena bapaknya sudah
meninggal semenjak melahirkan adiknya.Jadi ibunya lah yang membiayai
keluarganya.Ibunya seorang pembantu rumahan tentu saja gajinya tidak cukup
untuk membiayai kedua anaknya karena gaji pembantu tidak seberapa.Juga sebelum
rumah itu menjadi rumah mereka sekarang , dulu itu mereka mengontrak, otomatis
ibunya Jin harus membayar sewa kontrakan tiap bulan.Karena Jin iba melihat
ibunya bekerja sendirian akhirnya dia berhenti sekolah , padahal sebentar lagi
Jin lulus SMA.Dengan bantuan modal tetangga-tetangganya.Setelah 3 bulan
menjalani usaha sebagai penjual kue , Jin sudah bisa mengembalikan modal yang
diberikan tetangga-tetangganya.Usaha terus berjalan akhirnya mereka pun sedikit
demi sedikit bisa membayar hutang yang mereka punya.Dan JIGEUM , berkat kerja
keras mereka , mereka bisa membeli rumah jadi nggak ngontrak lagi , terus
sekolah adiknya Jin yang sempat terputus bisa dilanjutkan kembali.Tetapi ibunya
Jin masih tetap menjadi pekerja pembantu rumahan karena ibunya Jin tidak mau
terlalu membebani JIN.Kalau lagi libur , ibunya Jin suka pergi ke toko untuk
membantu Jin ,seperti sekarang ini ibunya Jin sedang menjaga toko.
PUKUL 07.00 (TOKO KUE JIN dibuka)
Tidak hampir 1 jam pembeli sudah mengantri saja J.Mereka adalah perempusn-perempuan
pelanggan setianya JIN. Mungkin karena Jin tampan makanya mereka mau je tokonya
Jin.Eh ternyata bukan itu aja alesan mereka datang ke tokonya Jin karena kuenya
enak dan sehat.
“Annyeong Haseyo ka Jin” Sapa seorang perempuan berkuncir 2
dikanan dan kiri.
Jin : “Annyeong Haseyo Shi-Won”Wah ternyata Jin sudah hapal
nama-nama pengunjung setianya, “Hebat:D”
Shi-won : “ Ka aku pesan gyeranppang 4,tteobeoki nya 2 yah
ka”
Jin : “Sip, jamkkanman oke”
Shi-Won : “Ka anterin aja ke tempat duduk yang disebelah sana
, oke” Shi-Won menunjuk tempat duduk di
pojok kiri yang sudah ditempati teman- temannya
Jin : “Siap”
Jin mengambil 4 gyeranppang dan meletakannya di priring bulat
dan memasukan tteobeoki ke wadah yang terbuat dari sterofom.
Jin : “Eomma tolong layani pembeli dulu, nan mau mengantarkan
pesanan” pinta Jin kepada ibunya
Eomma Jin : “ Iya nak”
Jin menuju ketempat Shi-Won
Jin : “Shi-Won ini pesananmu”
Shi-Won : “Gamsahamnida, ini uangnya, kembaliannya ambil
saja“
Jin : “Gamsahamnida”Jin membungkuk lalu berdiri lagi
Shi-Won : “Cheonmaneyo”
Jin kembali ke dapur dan langsung melayani kembali pembeli.
“Mau pesan apa?” tanya Jin pada seorang laki-laki yang
memakai sweater hitam, memakai masker sehinggan menutupi sebagian wajahnya.
“Saya mau Kimbap” sahut laki-laki itu.
Jin : “Mau pesan berapa?” , “Satu saja”.
Jin langsung memotong kimbap nya
Jin : “Ini pesananya”
“Apa kamu punya bangku cadangan sepertinya tempat ditoko ini
sudah penuh?” tanya lelaki itu
Jin : “Emmm sepertinya(mencari bangku didalam
dapurnya)....ada satu, jamkkanman, saya ambilkan..............,ini” memberikan
pada lelaki itu.
“Gamsahamnida” ucap laki-lai itu.
Laki-laki bermasker itu membawa bangkunya ke pojok kanan toko
dan menikmati kimbap yang dibelinya. Sementara Jin dan eommanya terus melayani
pelanggan yang semakin siang semakin banyak.
PUKUL 3 SORE
Kue buatan Jin sudah ludes habis terjual. Jin dan eommanya
merasa senang mereka pun membersihkan toko dengan semangatnya. Saat Jin
membereskan kursi-kursi , Jin melihat laki-laki bermasker yang tadi pagi
membeli kimbap.
“Dia sedang apa, apa dia tidak pulang?” Ucap Jin
“Permisi , kami akan segera tutup , apa anda tidak
pulang?”Tanya Jin
Laki-laki itu sudah melepas maskernya. Saat laki-laki itu
melihat kearah Jin “Dia kok tidak terkejut?” Ucap batinnya.
“Ah jadi seperti ini wajahnya” Ucap batin Jin
“Maaf saya hanya numpang duduk sebentar, saya kira toko ini
tutupnya malam.Terimakasih atas kursinya dan saya mau bilang kallau kimbap
buatan kamu enak sekali J.” Ucap
laki-laki itu
“Ah Gamsahamnida”Jin tersipu malu
“Saya pergi dulu , Char ga”
Jin : “Char ga”
Setelah lelaki tu pergi jauh dari toko, Jin menyadari sesuatu.
“Wajah orang itu, suara orang itu seperti ..........
“Apa jangan-jangan dia...........
“Hya kau , kau Rap Monster kan , hya hya...
Percuma saja Jin dia sudah pergi jauh.
Laki-laki bermasker
POP
“1 orang sudah kutemukan , hehehe”
Bersambung
0 komentar:
Posting Komentar